Momentum untuk Menambah Suntikan Modal

Rabu, 14 Februari 2018 16:30 WIB
Momentum untuk Menambah Suntikan Modal
Tribun Medan/Nanda Fahriza Batubara
Anggota DPRD Sumut Hanafiah Harahap 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ryan Juskal

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Melihat kinerja yang sangat positif dari Bank Sumut saat ini, sangat baik untuk mengembangkan bisnis ke depannya. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi C DPRD Medan, Hanafiah Harahap. 

Ia mengatakan, terkait permodalan Bank Sumut saat ini, sudah waktunya Bank Sumut kembali disuntik modalnya. Khususnya keberadaan penyertaan modal di Bank Saat ini. Apalagi ke depan ada niat untuk mewujudkan bank syariah yang mandiri.  

"Kita melihat catatan progres kerja Bank Sumut di bawah kepemimpinan direksi saat ini, saya acungi jempol secara pribadi. Bank sumut cukup sehat, nyaman dan kondusif. Hal ini sangat penting bagi bank pemerintah, apalagi bank daerah. Suasana kondusif itu sangat bagus dan ini momentum untuk semakin berkembang," katanya.

Disampaikannya, belum disahkannya Perda Penyertaan Modal, cukup menghambat kinerja Bank Sumut dalam mengembangkan unit bisnis. Namun, saat ini pembahasan perda tersebut sudah dalam kajian. 

"Sekarang ini masih dalam bentuk kajian di pimpinan DPRD. Kita menunggu tindaklanjut dari rekomendasi pimpinan. Seharusnya perda itu disahkan, tapi memang itu tidak bisa serta merta karena menyangkut kebijakan dan cara pandang kawan-kawan lintas fraksi," ungkap Anggota Dewan dari Fraksi Golkar tersebut.(pra

Wakil Ketua Badan Pembuat Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Sumut ini menyatakan, Perda Penyertaan Modal sudah dibahas dalam internal BPPD. Namun, belum bisa secara mendalam karena masih menunggu kajian dari pimpinan DPRD.

"Hal itu sudah kami bahas di intrnal badan pembuat peraturan daerah. Cuma belum bisa secara menjauh dan lebih mendalam. Kita masih menunggu kajian lebih jauh dari pimpinan DPRD," terangnya. 

Hanafiah menuturkan, terkait permodalan ini, menyangkut dan mengenai kemampuan keuangan pemerintah. 

Dikatakannya, ada sejumlah catatan yang masuk, bahkan dukungan dari kawan-kawan DPRD. Namun, kemampuan dari provinsi tidak bisa serta merta digulirkan sedemikian rupa.

"Ya tapi tidak bisa serta merta, tergantung oada kemampuan keuangan provinsi. Tapi, Gubernur selaku pemegang pengendali modal, ya harus aktif, lebih intensif untuk mendorong terwujudnya Perda Penyertaan Modal ini," ucapnya. 

Menurutnya, Perda Penyertaan Modal harus segera direvisi. Ia pun yakin, jika perda ini disahkan, pastinya akan bermanfaat signifikan bagi perkembangan bisnis Bank Sumut.(raj/tribun-medan.com)

Editor: ismail
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
5609 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2018
Atas